Sabtu, 13 Desember 2008
Info HI Kuningan:
1. Diklat HI Ranting SMAN 3 Kuningan
Hari: Sabtu-Minggu
Tanggal: 20-21 Desember 2008
Tempat: SMAN 3 Kuningan
Info lebih lengkap, hubungi pengurus HI SMAN 3 Kuningan
2. Latgab 2 mingguan HI Kuningan
Hari: Minggu
Tanggal: 21 Desember 2008
Tempat: SMAN 3 Kuningan
3. Berhubung HI Kuningan akan membuat sekre dan pusat informasi yang bertempat di Castle Rock, maka kami selaku pengurus cabang HI Kuningan meminta kepada semua anggota untuk mendukung proyek ini. Dan dimohonkan sumbangan sukarelanya. Insya Allah, bila sekretariat & pusat informasi ini telah jadi, diharapkan kinerja pengurus cabang HI Kuningan bisa maksimal. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi:
Kang Asep D. Nugraha(08122211894)
Kang Adi Permana (0818230657)
Kang Yus N. (081320181848)
Kang Asep Kurnaefy (085759777666)
Bewara HI
Ada Latgab di Bandung
Hari Minggu
Tanggal 14 Desember 2008
Tempat di UIN SGD (Cibiru)
Khusus D1 ke atas
Bawa KTAnya & kertas HVS 10 lembar
Sebarkan info ini ke anggota HI lainnya
Thx
Minggu, 28 September 2008
Minggu, 14 September 2008
Latgab...Latgab....
Khusus untuk anggota LSBD HI, Info lebih lanjut, masuk menu download di websitehttp://www.hikmatul-iman.com...
Minggu 21 September 2008 15.30 s.d Selesai “Latihan Gabungan”
Bersama Kang Dicky Zaenal Arifin
(Guru Utama LSBD Hikmatul Iman Indonesia)
Catatan : Anggota agar membawa koran secukupnya untuk keperluan latihan penyaluran hawa panas.
Mesjid SMAN 11 Bandung
(Jl. H.Aksan , dekat PT. Inti daerah Tegalega Bandung)
Senin 22 September 2008 15.30 s.d Selesai “Open Dialog”
Bersama Kang Dicky Zaenal Arifin
(Guru Utama LSBD Hikmatul Iman Indonesia)
Mesjid SMAN 11 Bandung
Selasa 23 September 2008 15.30 s.d Selesai “Open Dialog”
Bersama Kang Dicky Zaenal Arifin
(Guru Utama LSBD Hikmatul Iman Indonesia)
Mesjid SMAN 11 Bandung
Rabu 24 September 2008 15.30 s.d Selesai “Open Dialog”
Bersama Kang Dicky Zaenal Arifin
(Guru Utama LSBD Hikmatul Iman Indonesia)
Mesjid SMAN 11 Bandung
Kamis 25 September 2008 15.30 s.d Selesai “Open Dialog”
Bersama Kang Dicky Zaenal Arifin
(Guru Utama LSBD Hikmatul Iman Indonesia)
Mesjid SMAN 11 Bandung
Jumat 26 September 2008 15.30 s.d Selesai “Open Dialog”
Bersama Kang Dicky Zaenal Arifin
(Guru Utama LSBD Hikmatul Iman Indonesia)
Mesjid SMAN 11 Bandung
Catatan :
Tidak diperkenankan merekam baik audio maupun visual tanpa seiijin Pengurus Pusat LSBD Hikmatul Iman Indonesia.
Sabtu, 09 Agustus 2008
Good story...just read it!
Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.
"Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard", kata sang pria lembut.
"Beliau hari ini sibuk," sahut sang Sekretaris cepat.
"Kami akan menunggu," jawab sang Wanita.
Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.
"Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi," katanya pada sang Pimpinan Harvard.
Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka. Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang di luar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul. Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut. Sang wanita berkata padanya, "Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini, bolehkan?" tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap.
Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. "Nyonya," katanya dengan kasar, "Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan
meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan."
"Oh, bukan," Sang wanita menjelaskan dengan cepat, "Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard."
Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, "Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung ?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard."
Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, "Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?" Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan.
Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard. Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.
Kita, seperti pimpinan Hardvard itu, acap silau oleh baju, dan lalai. Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu abai, karena baju-baju,acap menipu. (Anonim)
Selamat Menempuh Hidup Baru
Kami segenap pengurus Cabang HI Kuningan, mengucapkan
Selamat menempuh hidup baru untuk Kang Pupun Kapten yg menikah tanggal 8 Agustus 2008
Semoga bisa membina keluarga sakinah, mawahdah, warahmah...
Ucapan ini juga disampaikan untuk salah satu HIers Kuningan, yaitu
Teh Yena yang menikah pada tanggal 9 Agustus 2008
Semoga bisa membina keluarga sakinah, mawahdah, warahmah...
Best Regards,
Jawara Kuningan
Latgab HI
Latgab di Bandung
Tanggal 24 Agustus 2008
Tempat SMAN 1 Margahayu
Untuk D4 diharap datang pukul 13.00
Terima kasih
Info lengkapa
www.hikmatul-iman.com
Senin, 04 Agustus 2008
Kayu bakar neraka
Islam adalah agama yang universal dan sangat memperhatikan
permasalahan yang berkaitan dengan wanita secara transparan dan
proporsional. Ia menempatkan wanita dalam kedudukan yang layak dan
bermartabat dimana sebelumnya di masa Jahiliyyah, dianggap
sebagai "harta pusaka" yang diwariskan dan dipergilirkan; dia dapat
diwariskan kepada anak. Disamping itu, dia juga dianggap sebagai
noda yang dapat mencemarkan keluarga bila terlahirkan ke dunia
sehingga harus dienyahkan dari muka bumi sebelum sempat menghirup
udara kehidupan dengan cara menanamnya hidup-hidup.
Kedudukannya yang semacam inilah kemudian diangkat dan dihormati
setinggi-tingginya oleh Islam, diantaranya; dia dijadikan orang yang
paling pertama harus dipersembahkan bakti kepadanya ketika menjadi
seorang ibu, adanya satu surat dalam al-Qur'an yang dinamakan dengan
kaumnya (an-Nisa'), menjanjikan bagi orangtua yang berhasil
mendidiknya sebagai jalan masuk surga, dan banyak lagi yang lain.
Namun begitu, Islam juga menyebutkan bahwa kaum wanita adalah orang-
orang yang kurang akal dan diennya, banyak mengeluh/permintaan serta
suka memungkiri kebaikan suami.
Berkaitan dengan yang terakhir ini, sudah bukan merupakan rahasia
lagi bahwa di abad kontemporer ini banyak sekali isteri-isteri -yang
barangkali karena memiliki jasa dan andil dalam pemenuhan anggaran
belanja rumah tangganya- merasa diatas angin dan tidak sedikit yang
semena-mena terhadap suami. Hal ini terjadi, lebih dikarenakan
kurangnya pemahaman terhadap agama yang merupakan sesuatu yang
esensial bagi seorang calon suami sebelum berubah menjadi suami
melalui aqad yang sah. Sang suami hendaknya dalam memilih calon
isteri lebih memprioritaskan sisi keshalihahannya.
Karena kurangnya pemahaman agama, sang isteri tidak mengetahui bahwa
sebenarnya agama mewajibkannya untuk patuh dan taat kepada suami
bahkan kerelaan suami terhadapnya ibarat prasyarat masuk ke surga –
disamping syarat-syarat yang lain yang berkaitan dengan syarat
diterimanya amal manusia secara umum- sebagaimana dalam makna hadits
yang menyatakan bahwa siapa saja isteri yang meninggal dunia
sementara suaminya rela terhadapnya maka dia akan masuk surga.
Dari kurangnya pemahaman agama tersebut kemudian berdampak kepada
banyak kaum wanita yang bekerja di luar rumah dan berbaur dengan
kaum lelaki dengan anggapan bahwa mereka memiliki hak yang sama
dengan kaum pria dalam segala bidang tanpa terkecuali, sebagaimana
yang digembar-gemborkan oleh kaum feminis, termasuk dalam urusan
rumah tangga. Lapangan kerja yang disesaki oleh tenaga wanita
mengakibatkan meningkatnya angka pengangguran di kalangan kaum pria,
terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga namun tidak memiliki
skil yang cukup untuk bekerja sehingga mendorong sang isteri untuk
keluar rumah, terkadang menggantikan posisi suami dalam memenuhi
kebutuhan keluarganya. Tentunya hal ini memiliki implikasi negatif,
belum lagi dari sisi syar'inya, terhadap watak sang isteri. Dia
seakan merasa telah berjasa dan memiliki andil dalam menghidupi
keluarganya sedangkan sang suami hanya seorang penganggur. Atau
dalam kondisi yang lain, dia memiliki pekerjaan dan gaji yang jauh
lebih tinggi dari sang suami. Hal ini, kemudian dijadikan alasan
yang kuat untuk memberontak, menyanggah, meremehkan bahkan
memperbudak sang suami. Suami yang, misalnya, memiliki gaji kecil
terkadang nafkah yang diberikannya kepada keluarga, disambut oleh
isterinya dengan rasa ketidakpuasan dan kurang berterimakasih.
Apalagi, bila kebetulan sang isteri juga bekerja dan gajinya lebih
besar dibanding suami, tentu akan lebih parah lagi sikapnya terhadap
suaminya yang seorang penganggur atau bergaji kecil. Dalam pada itu,
hanya wanita-wanita shalihah yang memahami agama mereka dengan baik
dan tahu bagaimana bersikap kepada suami-lah yang terselamatkan dari
kondisi seperti itu.
Mengingat betapa urgennya pembahasan tentang hal ini dari sisi agama
dan perlunya kaum wanita mengetahuinya, khususnya tentang ancaman
terhadap wanita yang melakukan hal tersebut alias banyak
mengeluh/permintaan dan suka memungkiri kebaikan suami, maka kami
berupaya menuangkannya dalam bagian pembahasan hadits kali ini-
disamping pembahasan tentang hal yang lain- dengan harapan, kiranya
ada dari sekian banyak kaum wanita, yang menyempatkan diri membaca
tulisan ini. Kami mengambil materi pembahasan hadits ini dari sebuah
kajian hadits berbahasa Arab oleh seorang Syaik dan kami anggap laik
untuk diturunkan.
Kami berharap bagi pembaca yang kebetulan menemukan kesalahan,
khususnya dari sisi materi dan bahasa (terjemahan) , agar sudi
kiranya memberikan masukan yang positif kepada kami sehingga pada
pembahasan hadits selanjutnya dapat dihindarkan. Wallaahu a'lam.
Naskah Hadits
Dari Jabir bin 'Abdullah –radhiallaahu 'anhuma- dia berkata: "Aku
melaksanakan shalat pada hari 'Ied bersama Rasulullah
Shallallâhu 'alaihi wasallam ; beliau memulai dengan shalat dulu
sebelum khuthbah, tanpa azan dan iqamah, kemudian berdiri sambil
merangkul Bilal. Beliau memerintahkan untuk bertaqwa kepada Allah,
mengajak berbuat ta'at kepadaNya, mewasiati manusia dan mengingatkan
mereka, kemudian beliau berlalu (setelah berbicara panjang lebar-
red) hingga mendatangi (menyentuh permasalahan- red) kaum wanita
lantas mewasiati dan mengingatkan mereka, sembari bersabda: '
bersedekahlah! Karena sesungguhnya kebanyakan kalian adalah
(menjadi) kayu api neraka Jahannam'. Lalu seorang wanita yang duduk
ditengah-tengah mereka berkata: kenapa demikian wahai Rasulullah?.
Beliau menjawab: 'karena kalian banyak keluhkesah/perminta annya dan
memungkiri (kebaikan yang diberikan oleh) suami'.
Jabir berkata: "lalu mereka bersedekah dengan perhiasan-perhiasan
mereka dan melempar anting-anting dan cincin-cincin mereka kearah
pakaian bilal". (H.R.Muttafaqun 'alaih).
Sekilas tentang periwayat hadits
Dia adalah seorang shahabat yang agung, Jabir bin 'Abdullah
bin 'Amru bin Haram al-Anshary. Dia dan ayahnya mendampingi
Rasulullah sebagai shahabat. Bersama ayahnya
menyaksikan "Bai'atul 'Aqabah al-Akhirah". Ayahnya termasuk salah
seorang "Nuqaba' " (pemimpin suku) yang ikut dalam bai'at tersebut.
Dia ikut serta dalam banyak peperangan bersama Rasulullah
Shallallâhu 'alaihi wasallam. Dia berkata:"Aku ikut serta berperang
bersama Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam sebanyak 19 kali
peperangan". Dia adalah salah seorang dari "al-Muktsirûn li
riwâyatil hadits" (kelompok shahabat yang paling banyak meriwayatkan
hadits) dari Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam. Dia memiliki
halaqah (kelompok pengajian) di al- Masjid an-Nabawy. Halaqah ini
banyak dihadiri oleh orang-orang yang ingin menggali ilmu darinya.
Dia juga termasuk orang yang dipanjangkan umurnya oleh Allah dan
merupakan salah seorang shahabat yang paling belakangan meninggal di
Madinah. Dia wafat disana pada tahun 78 H dalam usia 94 tahun.
Faedah-Faedah Hadits Dan Hukum-Hukum Terkait
A. Hadits yang mulia diatas menjelaskan beberapa hukum yang
terkait dengan shalat 'Ied, diantaranya:
o Hadits tersebut menyatakan bahwa dalam shalat 'Ied tidak
ada azan dan iqamah.
o Khuthbah 'Ied hendaknya mencakup ajakan agar bertaqwa
kepada Allah Ta'âla sebab ia merupakan kolektor semua kebaikan,
demikian pula ajakan agar berbuat ta'at kepada-Nya dan saling
mengingatkan dalam hal itu.
o Khuthbah dilakukan setelah shalat 'Ied bukan sebelumnya
sepertihalnya pada shalat Jum'at. Masing-masing dari keduanya
memiliki dua khuthbah * akan tetapi pada shalat Jum'at dilakukan
sebelum shalat sedangkan pada 'Ied dilakukan sesudah shalat. Inilah
yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam dan para
Khalifah-nya ar-Rasyidun. * terdapat perbedaan pendapat mengenai
jumlah khuthbah shalat 'Ied; ada ulama yang mengatakan sekali saja
dan ada yang mengatakan dua kali. Ibnu Qayyim al-Jauziah nampaknya
menguatkan pendapat kedua, yakni dua kali.
o Shalat dalam dua 'Ied hukumnya adalah fardhu kifayah; untuk
itu seorang Muslim harus berupaya secara optimal dalam
melakuksanakannya, menghadiri serta mendengarkan khuthbahnya agar
mendapatkan pahala dan mendapatkan manfaat dari wejangan dan at-
Tadzkir (peringatan) yang disampaikan oleh Imam/khathib.
B. Islam sangat memperhatikan eksistensi kaum wanita dan
menempatkan mereka kepada kedudukan yang agung dan tinggi;
spesialisasi serta karakteristik mereka dalam beberapa hukum
terlihat dalam hadits diatas, diantaranya:
o Bahwa Nabi Shallallâhu 'alaihi wasallam mengkhususkan
bagian khuthbah tersendiri buat mereka dalam khuthbah 'Ied, setelah
mewasiati dan mengingatkan kaum lelaki. Untuk itu, hendaknya seorang
Imam/khathib pada 'Ied mengkhususkan khuthbahnya untuk mereka dan
membicarakan problematika mereka. Khuthbah khusus ini diberikan bila
mereka tidak mendengarkan khuthbah yang bersifat umum akan tetapi
bila mereka mendengarkannya maka hendaknya dia menjadikan sebagian
dari khuthbah tersebut, khusus berkaitan dengan perihal kaum wanita.
o Bahwa seorang wanita diharamkan berbaur dengan kaum lelaki
atau berjejal dengan mereka baik hal itu dilakukan di masjid-masjid
ataupun di tempat lainnya. Akan tetapi semestinya, kaum wanita
berada di tempat-tempat yang sudah dikhususkan untuk mereka. Hal ini
dimaksudkan agar terhindar dari hal-hal yang menyebabkan timbulnya
fitnah atau menjadi sarana dalam melakukan hal-hal yang diharamkan.
Tidak berbaurnya wanita dengan kaum lelaki sudah merupakan kaidah
umum yang wajib difahami oleh seorang wanita Muslimah dan wali-nya
karena banyak sekali faedah-faedah yang didapat dari hal tersebut.
o Mendapatkan 'ilmu merupakan hak semua orang; laki-laki dan
wanita, untuk itu hendaknya seorang wanita berupaya secara optimal
dalam menuntut ilmu yang dengannya dia memahami agamanya. Diantara
sarana itu adalah: gairah serta semangatnya dalam mendengarkan
wejangan-wejangan, juga, bertanya tentang hal-hal yang sulit
baginya, sebagaimana tampak dalam hadits diatas.
o Secara global kaum wanita memiliki sifat-sifat,
diantaranya: banyak keluhan/permintaan dan memungkiri kebaikan suami
alias terhadap nafkah yang telah diberikan olehnya. Sifat-sifat ini
merupakan sifat yang tercela yang dapat menggiringnya ke neraka.
Oleh karena itu, seorang wanita Muslimah harus menghindari hal itu
dan berupaya keras untuk menjauhinya.
o Ciri khas seorang wanita Muslimah adalah bersegera dalam
berbuat kebajikan dan memenuhi panggilan iman. Hendaklah dia
menambah aset kebajikannya sebanyak yang mampu dilakukan.
o Kepemilikan terhadap harta merupakan hak laki-laki dan
wanita, masing-masing memiliki harta secara sendiri-sendiri dan
kewenangan dalam memberdayakannya; oleh karena itulah, isteri-isteri
para shahabat bersegera dalam menginfaqkan harta-harta mereka tanpa
meminta izin terlebih dahulu dari suami-suami mereka. Seorang wanita
berhak memberdayakan hartanya dan menginfaqkannya meskipun tidak
mendapat izin dari sang suami. Dalam hal ini, Nabi
Shallallâhu 'alaihi wasallam telah menyetujui tindakan isteri-isteri
para shahabat radhiallaahu 'anhunna.
C. Khathib dan Penceramah memiliki tanggung jawab yang besar
Hal ini disebabkan mereka adalah bertindak sebagai orang yang
menyampaikan permasalahan halal dan haram dari Allah Ta'ala. Dari
sini, seorang khathib hendaknya melakukan tanggung jawab tersebut
sebaik-baiknya; menceramahi manusia dengan apa yang mereka ketahui,
mengajarkan mereka hal-hal yang bersifat agamis dan duniawi yang
tidak mereka ketahui, mensugesti mereka untuk berbuat kebajikan,
memperingatkan mereka dari berbuat kejahatan serta menjelaskan
kepada mereka hal-hal yang dapat mendekatkan diri mereka kepada
surga dan menyelamatkan mereka dari neraka. Demikian pula, hendaknya
mereka menghindari berbicara tentang hal-hal yang tidak
bersinggungan langsung dengan kepentingan umum kaum muslimin dan hal
yang tidak bermanfaat bagi agama mereka.
D. Sedekah memiliki faedah yang besar dan buah yang agung di
dunia dan akhirat
Diantaranya; bahwa ia menjaga dari keterjerumusan kedalam api
neraka, dan ini diperkuat oleh sabda beliau yang lain: "takutlah
kepada api neraka meskipun (bersedekah) dengan sebelah dari buah
tamar/kurma" .
E. Islam selalu berupaya agar seorang Muslim dalam berinteraksi
dengan orang lain menggunakan manhaj yang transfaran dan
proporsional meskipun terhadap orang yang paling dekat hubungannya
dengannya
Dengan demikian, dia mesti meletakkan sesuatu sesuai dengan
proporsinya; yang memiliki keutamaan ditempatkan sesuai dengan
keutamaannya, yang memiliki hak diberikan haknya yang sepatutnya,
tidak mengurangi hak manusia, menjauhi setiap hal yang dapat
menyakiti mereka serta menghindari perkataan yang kotor dan mungkir
terhadap jasa yang telah diberikan kepadanya.
F. Seorang penuntut ilmu harus haus akan ilmu, banyak bertanya
kepada gurunya tentang kesulitan yang dihadapinya
Namun, hendaknya pertanyaan yang disampaikan dilakukan dengan penuh
kesopanan dan tatakrama agar dia mendapatkan jawaban sesuai dengan
apa yang diinginkannya dari gurunya tersebut. (Rabu, 27-2-2002 M=15-
12-1422 H)
Refika Hanum
Sabtu, 26 Juli 2008
Selamat Menempuh Hidup baru
Kami, Pengurus Cabang LSBD Hikmatul Iman Indonesia Cabang Kuningan mengucapkan:
SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU
untuk Kang Heri
Semoga bisa membina keluarga Samara (Sakinah, Mawahdah, Warahmah)
Sabtu, 19 Juli 2008
7 Penyakit Baru Berbahaya yg Menyerang Wanita, Waspadalah!!! Sangat Menular
7 Penyakit Baru Berbahaya yg Menyerang Wanita, Waspadalah!!! Sangat Menular
Berdasarkan sebuah penelitian dan survey, berikut ini beberapa penyakit yang sering dan biasanya dialami oleh wanita....
1. Nangisuitis
Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, mata kedip-kedip.
Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A.
Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati
Hamba).
2. Curhatitis
Bawaannya pengen nyerocos. Efek samping rahasia orang bisa bocor,
terkena Nangisuitis, Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Tuhan.
3. Shopping Syndrome
Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot. Efek sampingnya lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4 (parah banget) dompet cowoknya ikut tipis. Coba minum hematcold atau tablet PD (Pengendalian Diri).
4. Cerewetisme
Lebih parah dari Curhatitis B, tidak mengandung titik koma. Efek samping: muncrat, telinga tetangga budek, dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus. Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih diperlambat.
5. Lamanian Dandanitositis
Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri gatel-gatel pengen pegang
sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplok-teplok pipi pake bedak. Efek samping: menor, telat, cowoknya berkarat, gak kebagian makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat cowok minum Toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.
6. Cemburunotomy
Gejala: muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik. Coba cegah dengan obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.
Gejala hampir sama dengan Cemburunotomy. Minum Sabaron dan
Bersyukurinis.
(sumber: Dimas)
Rabu, 09 Juli 2008
Contoh gambar orb, ektoplasma, & vortex
Latgab bareng Kang Dicky
tanggal: 20 Juli 2008
tempat: Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Widyatama (Jl. Suci)
waktu: 15.30 WIB
Diperuntukkan untuk dasar 1 ke atas!
Harap datang tepat waktu
Untuk HIers Kuningan yang ingin ikutan, silakan ikut...
Ongkos dan biaya selama di Bandung ditanggung pribadi...
Kepada HIers Kuningan yang mau ikutan Latgab di Bandung, Met Latgab aja...
Titip salam buat Kang Dicky, dari HIers Kuningan...
Pengumuman untuk HI Kuningan Dasar 4
Pengumuman untuk semua anggota HI Kuningan yang telah sampai tingkat Dasar 4 dari angkatannya Kang Agista (2006) terutama yang berada di Kuningan:
Wajib datang!
Hari Minggu, tanggal 13 Juli 2008
tempat: Castle Rock
Untuk mengikuti Ujian Studi Kasus
Oleh karena itu persiapkan mental Akang/Teteh semuanya dan persiapkan juga konsep-konsep/materi yang telah diajarkan di HI Kuningan.
Latgab Rutin Dua Mingguan HI Kuningan
Pengumuman Latgab rutin dua mingguan HI Kuningan:
Hari Minggu tanggal 13 Juli 2008, tempat di Castle Rock
Jam 08.00
Untuk Akang/Teteh yang Dasar 3 ke bawah persiapkan pertanyaan sebanyak mungkin!
Wajib hadir untuk semua anggota HI Kuningan!
Sabtu, 05 Juli 2008
Selamat kepada Akang/teteh semuanya!
Kami pengurus cabang LSBD Hikmatul Iman Indonesia Cabang Kuningan
Mengucapkan SELAMAT
Kepada akang/teteh yang telah mengikuti dan lulus dalam UKT LSBD HI Kuningan Juni 2008
Semoga, akang/teteh semua bisa mengamalkan ilmu yang telah didapat di HI...
Minggu, 22 Juni 2008
UKT HI Kuningan, Juni 2008
Diberitahukan untuk seluruh anggota HI Kuningan yang akan mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), harap secepatnya mendaftarkan diri. Pendaftaran paling lambat hari Rabu tanggal 25 Juni 2008. Jangan lupa, adminstrasinya juga harap dibereskan.
Mulai hari Senin, tanggal 23 Juni 2008
Seluruh anggota HI Kuningan, terutama yang akan mengikuti UKT diwajibkan untuk latihan intensif setiap hari dari tanggal 23-27 Juni 2008
Terima kasih
Minggu, 15 Juni 2008
Kikir jarak dekat
Buktinya bisa dilihat di video demo HI Kuningan ini
Berhubung demo kikir 2 rangkap dengan kepala oleh Kang Adi susah di upload, jadi kami berikan video yang ga kalah keren....
Yups, Demo ini adalah demonya Kang Adi yang mematahkan kikir dengan jarak dekat (paling sekitar 1 jengkal saja/malah kurang)..
Selamat menyaksikan
Sabtu, 14 Juni 2008
Kikir setengah dengan koran
Kang Beni (Maharaja) demo mematahkan kikir setengah dengan koran
Rabu, 11 Juni 2008
Sabtu, 07 Juni 2008
Ujian Kenaikan Tingkat HI Kuningan
Jawara bulan ini

Sepertinya kali ini kita perlu memunculkan jawara yang satu ini...
Tahun 90'an, ketika dunia persilatan dan percintaan bergejolak karena kejahatan dan kesesatan merajalela...muncul seorang jawara dari kuningan, murid seorang tokoh utama dunia persilatan di Bandung (Guru Utama HI, Kang Dicky Zaenal Arifin).
Beliau bernama Kang Asep Diaman Nugraha. Kang Asep inilah yang pertama kali membawa HI ke Kuningan. Beliau pernah menggerogoti bangku kuliah di Unisba Bdg, dan mendapat gelar Sarjana Ekonomi plus Sarjana Dunia Persilatan. Beliau adalah kakak kandung dari Pendekar Musik kita, yaitu Kang Pupun Dudyawan, gitaris grup band Kapten.
Tekadnya yang kuat dan tinjunya yang menggoncang dunia, membuatnya nekad untuk membuka Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman di Kuningan pada tahun 1994. Dan untuk pertama kalinya HI berdiri di tengah terpaan badai di SMAN 3 Kuningan pada tanggal 1 Oktober 1994.
Sekarang Kang Asep menjabat sebagai Pembina HI Kuningan, disamping menjadi Direktur Broadcast FM dan jabatan-jabatan yang lain.
Yang ingin berkenalan lebih lanjut dengan beliau, silahkan datang ke tempat latihan HI Kalong di rumahnya di Kedung Arum.
Oh ya, Kang Asep ini terkenal dengan keahliannya dalam menangani kasus-kasus non medis.
Suatu saat insyaAllah kita akan menampilkan profil beliau selengkap mungkin...wallahualam bissawab...
HI nu Urang
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah, akhirnya website Hikmatul Iman Kuningan bisa muncul kembali...walaupun masih dengan penampilan yang sederhana dan seadanya...tapi semoga bisa bermanfaat bagi para Jawara Kuningan...
Akang dan Teteh bisa melihat info-info terbaru dari pengurus cabang Kuningan di web ini dan insyaAllah kita akan menampilkan banyak hal baru tentang HI dan dunia, ciee...keren coy...
Ok deh, sekali lagi Wilujeng Sumping di Jawara Kuningan!!!
...
...
HI Kuningan...nu Aing tea...eh punten lepat, nu Urang tea...


